Kerangka novel Raynald Kristian XIIA 10 26
Tugas membuat kerangka novel
1. Menentukan tema
· Tema yang digunakan yaitu percintaan dan perjuangan
2. Menentukan Judul
· Judul dari cerita ini yaitu “Adhinata dan Sekar”
3. Menentukan tokoh & perwatakan
· Tokoh protagonis : adhinata ( baik hati, pemberani, penyabar), Sekar ( lemah gemulai, baik
hati)
· Tokoh antagonis : darya ( iri dengki, memaksakan kehendak, licik)
· Tokoh tritagonis : ayah Sekar ( baik, gegabah dalam mengambil keputusan ) ayah Adhinata (baik, bijaksana) prajurit kerajaan Pandhita (jujur dan baik hati)
4. Menentukan alur
· Menggunakan alur maju
5. Menentukan Latar/setting
· Latar tempat : Kerajaan Pandhita, Kerajaan Amania, Hutan
· Latar waktu : Sore hari, siang menjelang malam
· Latar sosial : Kehidupan penduduk kerajaan
6. Menentukan amanat
Ø Amanat dari cerita ini yaitu kita tidak boleh licik untuk mencapai tujuan yang ingin kita capai, karena hal itu akan menjadi karma dan boomerang untuk kita dan jangan memaksakan apa yang tidak bisa kita miliki.
7. Membuat ringkasan gambaran novel
Ø Zaman dahulu terdapat seorang anak seorang raja dari kerajaan Amania bernama Adhinata, ia adalah ia adalah seorang yang kuat dan pemberani, suatu ketika ia sedang berburu di hutan dan tidak sengaja melihat seorang wanita cantik yang sedang dikejar seekor beruang muda, wanita itu terlihat sangat lemah sehingga tidak mampu untuk melawan beruang tersebut, bahkan di lengannya sudah terdapat luka dari beruang tersebut. Kemudian Adhinata langsung bergegas kea rah wanita itu untuk menolongnya, lalu setelah Adhinata berhasil mengalahkan beruang itu dan membuatnya kabur, Adhinata berkenalan dengan wanita itu. Lalu sang wanita menyebutkan namanya yaitu sekar. Adhinata juga membantu mengobati luka sekar. Lalu hari menjelang malam, Sekar harus bergegas pulang. Awalnya Adhinata ingin mengantarnya pulang, namun Sekar mengatakan bahwa rumahnya dekat dari tempat itu dan mengatakan bahwa dia bisa pulang sendiri, namun Sekar nampaknya tertarik dengan Adhinata dan mengajaknya untuk bertemu di esok hari dan bermain, lalu Adhinata menyetujuinya dan memberi tahu kapan ia akan keluar besok, setelah itu Sekar pun pulang kerumah dengan selamat, namun, ayah dari Sekar menyadari luka yang didapat Sekar dan menanyakannya kepada Sekar. Lalu sekar menjawab Luka ini ia dapat dari serangan beruang, namun ada seorang lelaki yang menyelamatkannya. Selepas dari itu Sekar pun beristirahat dan tidak sabar untuk bisa bertemu kembali dengan Adhinata. Dan keesokan harinya mereka bertemu kembali dan berbincang bincang di sore hari. Didalam percakapan mereka, Adhinata mengetahui ternyata Sekar juga merupakan anak dari seorang raja di kerajaan Pandhita. Adhinata pun menjadi bahagia karena dia berfikir bahwa jika ia bisa menjadikan Sekar istrinya maka kedua kerajaan tersebut bisa bersatu. Hari hari berlalu dan hubungan mereka semakin erat. Namun di suatu hari, Darya, yang juga merupakan bangsawan dari kerajaan Pandhita mengetahui bahwa Sekar sedang dekat dengan seorang lelaki. Darya menjadi marah karena Darya juga mengagumi Sekar dan juga menyukainya. Tanpa berfikir panjang Darya mengahadap kepada ayah Sekar dan menghasutnya. Ia mengatakan bahwa luka yang didapat Sekar itu berasal dari anak raja Amania yaitu Adhinata, dan juga mengatakan bahwa sekar berbohong kalau luka yang ia dapat berasal dari beruang karena Sekar sedang diancam Adhinata agar tidak mengadu kepada ayahnya. Hal itu membuat ayah Sekar murka dan mengirimkan surat perang kepada raja Amania. Lalu ketika surat itu sampai kepada kerajaan Amonia, Adhinata ikut membaca surat tersebut dan bingung karena isi dari surat itu merupakan kebohongan. Adhinata pun menjadi sangat bingung dan tidak tahu apa yang harus ia perbuat. Sampai pada satu hari sebelum perang, Adhinata datang ke kerajaan Pandhita untuk berbicara tentang kebenarannya dengan Sekar. Lalu saat Adhinata menjelaskan kebenaran kepada raja Pandhita, sang raja tidak percaya kepada Adhinata dan Adhinata kembali frustasi dengan keadaan tersebut sehingga meminta bantuan dari ayahnya untuk membantunya menjelaskan kepada raja Pandhita agar perang tidak terjadi. Lalu, kedua raja tersebut berbincang bincang. Raja Amania berkata bahwa anaknya tidak melakukan hal buruk, dan anaknya juga tidak pernah sekalipun kasar kepada seorang wanita apalagi sampai mengancamnya, namun raja Pandhita tetap tidak percaya dan tetap ingin mengadakan perang. Ketika Adhinata dan ayahnya sudah mulai pasrah tiba tiba datanglah seorang prajurit dari kerajaan Pandhita. Ia datang ke pertemuan kedua raja itu dan mengatakan bahwa ketika ia berpatroli di daerah hutan, terkadang ia melihat Sekar dan Adhinata sedang bersenang senang bersama. Bahkan, ia melihat bahwa Sekar sedang tersenyum bahagia ketika sedang bersama Adhinata. Perkataan dari prajurit itu membuat raja Pandhita berfikir bahwa Darya lah yang selama ini membohonginya untuk bisa memutuskah hubungan Adhinata dan sekar, dan juga raja mengetahui bahwa Darya menyukai Sekar dan ingin mendapatkannya walau dengan mengunakan cara apapun. Lalu, raja Pandhita menjadi marah kepada Darya dan mendatanginya, lalu raja memberi hukuman yang sangat berat kepada Darya bahkan ingin memberi hukuman mati kepada Darya karena hampir membuat dua kerajaan besar berperang. Namun, raja Amania datang dengan bijaknya berkata bahwa walaupun Darya telah melakukan perbuatan yang sangat fatal. Menurutnya, Darya juga manusia dan masih berhak untuk hidup. Akhirnya sebagai permintaan maaf raja Pandhita, Raja hanya memberi hukuman berat kepada Darya dan merestui hubungan anaknya dengan Adhinata. Kemudian, Sekar dan Adhinata mendengar berita itu dan mereka sangat bahagia. Lalu, mereka menjalani kehidupan yang biasa mereka jalani sampai akhirnya mereka menikah dan mereka menyatukan kerajaan Pandhita dan Amania sehingga kerajaan itu menjadi kerajaan terkuat dan tidak ada yang bisa mengalahkan kerajaan tersebut.
ceritanya menarik, kaya yang bikinnya /emot jempol
ReplyDeleteTemanya dan latar waktunya membuat cerita lebih menarik. Struktur kerangka nya juga sudah baik dan rapi
ReplyDelete